Senin, 28 Februari 2011

Pengalamanku #1

Reaksi: 
Hari itu hari selasa tanggal 25 januari 2011 hari pertama live-in, sekitar jam 09.30 WIB aku dan kelompokku sampai di tempat live-in yaitu di panti rehabilitasi anak cacat Bhakti Luhur, senang karena akhirnya sampai juga ditempat loive-in setelah semalaman berada di bus, capek  tentu, tapi dengan semangat yang aku bawa dari rumah sebelum berangkat, aku merasa bersemangat untuk melakukan live-in sosial ini. Sesampainya disana kami dibingungkan oleh pendamping disana karena makan selama disana kita harus mencari sendiri, padahal dari sekolah kami tidak diperbolehkan membawa uang. LaLu akhirnya setelah para pendamping berunding untuk menemukan jalan keluar dari masalah tersebut, akhirnya kami diberi uang oleh Bp. Franky untuk makan siang. Siang harinya sekita pukul 2 siang, aku bersama 3 teman yang lain di jemput untuk menginap di wisma tempat anak-anak yang cacat juga tinggal yaitu bernama wisma Bambu Apus. Disana kita melakukan banyak kegiatan seperti membersiihkan halaman wisma, memandikan anak yang tidak bisa mandi sendiri, memasak makanan untuk makan malam bersama higga mencucui seluruh peralatan makan yang digunakan malam itu. Disitu aku merasa aku harus lebih mandiri lagi untuk menghadapi kehidupanku sekarang dan dimasa mendatang. Tentunya aku juga bersyukur karena aku terlahir sebagai pribadi dengan organ yang sempurna. Di wisma tersebut aku juga belajar dengan kekurangan yang mereka miliki, mereka tetap berjuang untuk hidup sebagai pribadi yang normal. Mengapa aku yang lahir dan tumbuh dengan organ yang sempurna tidak bisa berjuang lebih mandiri seperti yang dilakuakn oleh teman-teman di wisma Bambu Apus. Dari kegiatan ini aku bertekad untuk semakin mandiri lagi dalam menjalani hidup yang tentunya akan lebih keras lagi di masa mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar